as

Read more: http://ariefbudiyantoo.blogspot.com/2013/02/cara-membuat-tulisan-berjalan-mengikuti.html#ixzz3WUmuDC6A

Rabu, 06 Mei 2015

Jenis-jenis Program utility



Jenis-jenis Program utility

Program utilitas merupakan perangkat lunak komputer yang didisain untuk membantu proses analisis, konfigurasi, optimasi, dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem. Perangkat lunak utilitas harus dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai hal dengan komputer seperti mengetik, melakukan permainan, merancang gambar, dan lain-lain. Perangkat lunak utilitas lebih memfokuskan penggunaannya pada pengoptimasian fungsi dari infrastruktur yang terdapat dalam sebuah komputer. Karena fungsinya, perangkat lunak utilitas umumnya tidak ditujukan untuk pengguna secara umum, melainkan ditujukan untuk pengguna yang memiliki pemahaman atas cara kerja sistem komputer yang cukup baik.
Kebanyakan program utilitas ini dibuat secara khsus untuk melakukan fungsi tertentu pada suatu area komputasi secara spesifik, seperti memformat harddisk, atau melakukan pengecekan konektifitas jaringan. Namun dalam perkembangannya sejumlah perangkat lunak utilitas terkadang pula dipaketkan dalam satu paket utilitas yang ditujukan untuk beragam kebutuhan.
Contoh-contoh Program Utilitas yang umum di pakai .

1. Program Backup dan restore, utilitas untuk melakukan backup data yang ditujukan untuk membuat duplikat arsip untuk menghindari terjadinya kehilangan data bila perangkat penyimpanan tidak dapat berfungsi. Contoh utilitas backup dan restore yang cukup populer adalah Norton Backup (dari Symantec) dan Colorado Scheduler.

2. Program Pemulihan Data, utilitas pemulihan data digunakan untuk mengembalikan data yang secara fisik telah rusak atau berubah. Data dapat dirusak oleh virus, perangkat lunak yang buruk, kegagalan perangkat keras, dan fluktuasi daya listrik yang terjadi ketika data sedang ditulisi/diubah.contoh:Get data Back.

3. Program Kompresi data, utilitas kompresi berfungsi untuk memperkecil ukuran sebuah dokumen sehingga dapat menghemat pemanfaatan ruang penyimpanan, serta mempermudah pendistribusian.Contoh:winrar Free ,win jib

4. Program Partisi, utilitas untuk mengatur partisi dalam sebuah hardisk.Contoh:Easius partition manager.

5. Program utilitas Burning disk, utilitas untuk membuat data dalam piringan dvd ataupun cd.Contoh:Nero.

6. Program utilitas duplikat file,utilitas untuk mempercepat dan mempermudah proses duplikat/copy file.contoh tera copy


Instalasi dan pengujian berbagai program utility


Instalasi dan pengujian berbagai program utility
Winrar
WinRAR adalah sebuah shareware pengarsipan dan kompresi oleh Eugene Roshal. Pocket RAR, sebuah versi untuk Pocket PC, tersedia secara freeware.
Fitur WinRAR dapat mengkompresi/memadatkan file yg ingin di kompresi hingga 40%, misalnya file A berukuran 100MB di kompresi dengan WinRAR dapat menjadi hanya Setengahnya saja (50MB) , sehingga lebih sedikit memakan space dalam media penyimpanan.
Langkah-langkah instalasi Winrar

1) Siapkan master installer winrar.pilih tipe winrar yang sesuai dengan operating System kita(32/62bit).


2) Kilk 2x file winrar390_32bit.exe.Kemudian Klik Install tombol di bagian bawah. Pilih bahasa (bila diminta)
3)  Proses instalasi sedang berlangsung,biarkan sampai selesai.
4) Pilih tipe ekstensi file yang bisa buka oleh winrar sesuai yang kita inginkan. Centang semua Kemudian Klik "OK"
5) Instalasi telah selesai.klik Done
6) Setelah itu muncullah konfirmasi lewat windows explorer bahwa winrar telah terinstal dalam komputer kita.
7) Menjalankan winrar.Cari file yang akan kita kompres,contoh kita ingin mengkompres file dengan nama Office ProfessionalPlus_86.klik kanan pada file tersebut.pilih Add to "OfficeProfesionalPlus_x86_en-us.rar"
8) Proses kompres sedang berjalan
9) Hasil proses kompres file yang kita lakukan.file berextensi .rar dengan ukuran file lebih kecil dari file master.
10) Untuk mengextract file .rar bisa dilakukan dengan cara klik kanan file .rar kemudian klik Extract Here.
11) Proses Extract sedang berlangsung.Hasil extracsi akan berada satu folder dengan file.rar masternya.

Easeus Partition Master
Easeus Partition Master adalah salah satu software disk management dan juga utilitas partisi all-in-one yang bersifat Gratis. Easeus Partition Master Home Edition dapat membuat, menghapus, format partisi pada hard disk dengan cepat dan mudah. Fitur yang paling menarik adalah dapat mengubah ukuran / memindahkan partisi Anda dengan menggunakan ruang bebas tanpa merusak data.
Fitur Easeus Partition Master Home Edition :

1) Mengubah ukuran partisi hardisk tanpa menghilangkan data yang sudah ada

2) Menggabungkan 2 partisi yang berdampingan tanpa kehilangan data

3) Membuat banyak partisi, menghapus satu partisi atau semua sekaligus

4) Menghapus data secara aman di space hardisk yang tidak terpakai

5) Menghapus data secara aman di partisi tertentu agar tidak bisa di recovery lagi

6) Konversi dynamic disc menjadi basic disc serta konversi file sistem baik FAT dan NTFS

7) Konversi Primary Partition menjadi Logical Partition dan sebaliknya

8) Defragmentasi hardisk untuk lebih mempercepat kinerja komputer

9) Pengecekan akan adanya kerusakan hardisk, menemukan adanya bad sector dan memperbaiki MBR (Master Boot Record)

10) Mendukung berbagai perangkat hardisk termasuk RAID

11) Mengubah Drive letter partisi hardisk

12) Copy partisi maupun copy keseluruhan hardisk ke hardisk lainnya.


Langkah-langkah instalasi Easius Partition Master Home Edition

1) Siapkan file master Easeus Partition Manager.Klik 2x epm.exe.Apabila muncul user account Control,klik yes.

2) Halaman persetujuan lisensi,centang I accept The agreement.Klik ,OK

3) Halaman awal Klik,Next

4) Informasi Setup,Klik Next.

5) Pemilihan tempat instalasi,klik Next.

6) Pemilihan pembuatan ion,klik Next

7) Proses setup sedang berjalan.

8) Instalasi telah selesai,masukkan email kita bila ingin registrasi,atau langsung klik Finish untuk memulai membuka software.

9) Tampilan awal Easius Partition Master Home Edition.Klik Partition Manager untuk memulai proses mengatur partisi.

10) Klik, OK

11) Halaman tabel partisi dan hardiks yang ada pada komputer.


Berdasar tabel ini kita bisa melihat ada 3 partisi yaitu:

*:System Reserved(status Hidden) partisi yang dibuat pada waktu kita pertama kali menginstal windows 8.1.

C:system81, partisi file sistem windows 8.1

E:data, partisi untuk menyimapan data-data penguna komputer.Partisi inilah yang kita buat salah satu contoh pengaturan ukuran(resize).

12) Klik,kanan partisi E:data


13) Pilih Resize/Move partition.

14) Halaman rezise partition,geser tanda lingkaran Siantar panah ke arah kiri untuk mengurangi besar partisi E:,atau bisa juga langsung mengetikkan besar pengurangan partisi E: dalam kolom Unallocated Space After.

15) Hasil dari pengurangan,Pada tabel ini partisi E:besarnya menjadi 5,2 Gb dan Unallocated Space sebesar 5,4 Gb(untuk dibuat partisi baru)Klik.OK

16) Pembuatan partisi baru,klik,kanan pada calon partisi * Unallocated,klik Create partition

17) Halaman pembuatan partition,Isi partition label,kemudian klik ok.

18) Tabel konfirmasi,Pada tap Pending Operation tertulis operasi resize dan pembuatan partisi baru,Apabila konfirmasi ini sudah benar,klik Appy (),untuk menjalankan operasi pembuatan ukuran dan partisi baru.

19) Persetujuan menjalankan operasi pengaturan partisi,klik Yes.
20) Pengaturan partisi sedang berjalan.

21) Pengaturan partisi telah selesai,klik OK.
22) Hasil partisi yang telah kita buat (F:data2).



PROSEDUR BACKUP DAN RESTORE


PROSEDUR BACKUP DAN RESTORE
System Image  Backup  adalah sebuah salinan lengkap  atau backup  dari  sistem
atau data dari komputer,  yang meliputi: file  sistem  Windows, aplikasi, dokumen
pribadi, device driver dan segala sesuatu yang lain, yang  akan membantu untuk
mengembalikan  sistem  Windows 8.1  dalam kasus kegagalan sistem  yang  fatal,
virus,  dan  kesalahan  lainnya  yang  mungkin  terjadi,sehingga  terjadi  ganguan
pada sistem.
Memiliki  salinan  atau  backup  lengkap  dari  hard  drive  komputer  kita  adalah
strategi  terbaik  untuk  menanggulangi  apabila  komputer  dalam  keadaan  error.
Backup sebaiknya dilakukan secara berkala bisa satu minggu sekali atau melihat
berapa  sering  komputer  dipakai  dan  data-data  penting  yang  terdapat  di  dalam
hardisk komputer.
Fungsi  dan  tujuan  membuat  system  image  backup  adalah  untuk
merestore/memulihkan Operating System, Program files, Data Users dan seluruh
aspek  program  data  ketika  terjadi  kesalahan  fatal  pada  komputer  kita.  Apabila
kita  sudah  memiliki  Backup  System  Image  untuk  Recovery  berarti  tidak  harus
menginstal  ulang  menggunakan  Windows  Operating  System  baru  ketika  ada
masalah  dengan kinerja  sistem  atau komputer  tidak  berjalan  pada  semestinya,
dengan hanya melakukan restore maka akan kembali seperti waktu sebelumnya.
Banyak penyebab system operasi rusak dan beragam pula akibatnya, jika tidak
di  antisipasi  sejak  awal  akan  berakibat  fatal,  seperti  contoh:  OS  terlalu  lama
terinfeksi  virus,  pola  pemakaian  yang  tidak  benar,  kesalahan  penginstalan
aplikasi, dll.
Maka System Image Backup wajib dilakukan pada sebuah komputer.Berikut ini
prosedur Backup dan Restore image sistem dan data pada windows 8.1.


Prosedur Backup sistem operasi windows 8.1/Image backup
1)  Siapkan media penyimpanan hasil backup.(hardisk,flashdisk atau dvd)
Hidupkan  komputer,masuk  deskstop  atau  start  klik  kanan  This  pc,pilih
Manage.
2)  Klik,Disk Management.
3)  Klik,kanan partisi sistem operasi windows 8.1.pilih properties.
4)  Sebelum memulai proses backup.Pastikan besar file dalam partisi sistem
atau partisi yang akan dibackup( C:sistem windows 8.1),tidak melebihi
kapasitas dari hardisk yang dipakai sebagai media penyimpanan hasil
backup(G:Backup)
5)  Masuk Control panel,Klik kanan start lalu pilih Control panel.
6)  Halaman Control panel tampilan small icon.Klik,File History.
7)  Halaman file history.Klik,System Image Backup.
8)  Pemilihan media penyimpanan backup.On a Hardisk:mengunakan hardisk
internal ataupun External,DVD:mengunakan beberapa keping dvd kosong
dan disimpan dalam hardisk jaringan atau sebuah server ftp.Pilih On a
hardisk.Klik Next.
9)  Pemilihan partisi yang akan di backup.Partisi System secara otomatis
langsung tercentang kita bisa menambahkan partisi yang lain bila
diinginkan.Klik Next.
10)  Konfirmasi konfigurasi backup yang telah kita set.Klik,Start backup.
11)  Proses pembuatan image backup dimulai.
12)  Proses pembuatan image backup telah selesai.Cek hasilnya pada File
explorer.Folder hasil backup mempuyai format nama sesuai dengan waktu
dilakukannya backup.

Prosedur Full Restore sistem operasi windows 8.1/Re-image
1)  Siapkan dvd bootable windows 8.1.Masukkan dalam dvd rum.Restart
komputer.Pilih Booting dari dvd rom.
2)  Tekan sembarang tombol untuk masuk menu instalasi windows 8.1.
3)  Proses setup dimulai.
4)  Klik,Next.
5)  Pilih,Repair your Computer.
6)  Pilihan Repair.Continue untuk keluar dan masuk windows 8.1,Trobleshoot
untuk refresh atau reset komputer atau mengunakan advanced tools dan
tur for your PC untuk mematikan komputer.Klik,Troubleshoot.
7)  Klik,Advanced option.
8)  Pilih,System Image Recovery untuk merecover sistem windows dari image
backup yang telah kita buat sebelumnya.
9)  Pemilihan sistem operasi.Klik,Windows 8.1
10)  Pemilihan image backup,pilih Use The latest available System
image(recommended),Klik Next.
11)  Pilihan restore option,Format and repartition disks,apabila ini di centang
maka seluruh partisi dalam hardisk yang akan kita restore akan hihapus
dan di format disesuaikan dengan sistem image yang telah kita pilih.Uncek
Format and reparttition diskus.Klik,Next.
12)  Konfirmasi sistem restore telah siap dijalankan.Klik Finish.
13)  Konfirmasi persetujuan user.Klik Yes untuk memulai proses restore.
14)  Proses restore mulai berjalan,Proses ini bisa memakan waktu beberapa
menit sesuai dengan kapasitas data yang telah kita backup,semakin besar
image yang telah dibuat,semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk
menyelesaikan proses restore ini.
15)  Finasisasi proses restore
16)  Restore telah selesai,klik restart now.
17)  Tampilan windows setelah restore.


Selesailah proses backup dan restore pada windows 8.1.Proses ini bisa
berjalan maksimal apabila master image backup yang digunakan juga
dalam keadaan baik.Itulah mengapa apabila kita memiliki komputer baru
sebaiknya langsung dilakukan backup pada sistemnya.Untuk semua data
dalam komputer yang akan di backup/restore lebih baik di copy terlebih
dahulu dalam suatu media penyimpanan(hardisk External/dvd)di luar hardisk komputer kita.


PENCARIAN KESALAHAN DASAR PADA KOMPUTER
Kesalahan dasar pada komputer atau yang sering disebut troubleshooting
komputer adalah adanya suatu masalah atau ketidak normalan pada komputer.
Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu:
troubleshooting hardware dan troubleshooting software.
Troubleshooting hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat
menyala, monitor mati dan lain sebagainya. Sedangkan troubleshooting software
ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. Meski tidak menutup
kemungnkinan juga gejala-gejala lambatnya komputer terjadi tidak hanya pada
software tetapi juga troubleshooting hardware.
Cara mengatasi kesalahan dasar atau troubleshooting standard pada komputer
bisa dikatakan pertolongan pertama pada komputer yang sedang
bermasalah,Berikut ini beberapa kesalahan dasar yang umum terjadi pada
komputer serta cara identifikasi dan penyelesaiannya.
1)  Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
?  Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
?  Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
?  Cek kabel power pada CPU
?  Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada
power supply atau MB

2)  Komputer Menyala Tapi Tidak Ada Tampilan Di Layar :
Hal ini sering paling sering terjadi ternyata permasalahanya hanya sepele,
bisa dari kabel power/kabel data vga dari cpu yang kurang terpasang dengan
sempurna,bisa juga karena memori kendor atau kotor kaki-kakinya ( yang
terbuat dari kuningan ) atau memori mati.Cara mengatasinya:
?  Lepas lalu pasang kembali memori pada motherboard
?  Bersihkan slot memory mengunakan kuas
?  Bersihkan kaki-kakinya dengan kertas yang dilipat atau mengunakan
penghapus pensil hingga bersih
?  Coba ganti dengan yang baru.

3)  Komputer mengeluarkan beep 3x pendek/cepat :
Namun power hidup tapi tdk ada tampilan itu kerusakan pada VGA cardnya,
bisa jadi kendor atau kotor kaki-kakinya atau mati. Cara mengatasinya:
?  Lepas lalu pasang kembali
?  Bersihkan lot VGA mengunakan kuas
?  Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan kertas yang
dilipat atau penghapus pensil,
?  Ganti dengan yang baru.

4)  Komputer berbunyi Beep terus menerus dan teratur sebelum kita matikan:
Kerusakan pada memori card / ram. Cara mengatasinya:  lakukan hal-hal
sama dengan point 1.Jika tidak berhasil berarti ada kerusakan pada
motherboard.

5)  Pada Monitor keluar tulisan DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK
AND PRESS ENTER :
Kerusakan pada hardisk anda atau system yang ada dihardisk hilang atau
rusak. Cara mengatasinya:
Pastikan hardisk terdeteksi pada sistem BIOS komputer caranya dengan
memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / SATA hardisk terdeteksi
pada tampilan POST atau masuk menu bios pada saat awal menyala lalu
lihat di standard setting apakah hardisk terdeteksi Ata tidak . Jika muncul
berarti hardisk bagus hanya systemnya/partisinya yang hilang lakukan
instalasi ulang sistem operasi, jika tidak muncul pada bis berarti hardisk
mengalami kerusakan,ganti dengan yang baru. Atau coba tepuk secara
perlahan badan hardisk lalu nyalakan lagi, jika berhasil segera backup data
anda.Tujuan memberikan tepukan pelan untuk memberi goncangan sedikit di
motor hardisk yang macet agar bergerak lagi.

6)  Komputer tiba - tiba tidak bisa membaca Flashdisk :
Masalah kebanyakan pada powersupply komputer yang sudah lemah, karena
flashdisk menggunakan listrik tegangan rendah, jika powernya kurang
berdampak pada pembacaan data yang ada di flashdisk. Cara mengatasinya:
Ganti PowerSupply atau coba colokkan pada port USB bagian belakang yang
langsung terhubung ke motherboard,bila terdeteksi kerusakan bisa terjadi
pada port Usb depan/front Usu port komputer kita.

7)  DVD/CD rom sulit terbuka/terkunci :
Masalahnya karena DVD/CDrom jarang digunakan atau sudah melewati
lifetimenya sehingga karet penggerak dari motor ke roda gigi mengendor
sehingga pada saat motor bergerak membuka pintu dvd/cd rom terjadi slip
sehingga pintu tidak bisa terbuka. Cara mengatasinya:  

Ambil sebuah paperclip luruskan lalu tusuk pada bagian pintu cdrom yang
ada lubang kecilnya, dorong hingga pintu berhasil terbuka.
Saran : Sebaiknya jangan biarkan CDrom selalu kosong,paling tidak masukan
cd blank agar motor cd rom tdk macet.

8)  Monitor berubah - ubah warna :
Kerusakan pada RGB monitor, kemungkinan besar ada solderan yang
terlepas/retak atau kabel data monitor tidak terkunci dengan baik ke VGA.
Cara mengatasinya:  Reparasi Monitor atau kencangkan kabel data ke vga.

9)  Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep/Beep code nya:
?  Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
?  Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
?  Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
?  Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
?  Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
Cek dengan menggunakan software diagnosa seperti SiSoftware Sandra atau
software diagnosa yang lain.

10)  Komputer Mau Booting Tetapi Selalu "Safe Mode " (untuk masuk ke safe
mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
restart kembali komputer,jika masih tetap safe mode repair atau instal ulang
sistem operasi.Jika masih safe mode, berarti Hardisk bermasalah cek dengan
scandisk

11)  Komputer Sering Hang
Cara Mengatasinya:
Disebabkan software mengalami crash
tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang "Not Responding"
tekan tombol restart pada CPU.
Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware
baru)

Konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows.
Jalankan fasilitas "add new" hardware yang terdapat pada device manager.
Repair atau instal ulang sistem operasi, tetapi yang perlu diingat sebelum
reinstall sistem operasi, lepaskan dulu hardware penyebab hang.

12)  Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya:
?  Cek apakah keyboard sudah terpasang dengan benar
?  Jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan
keyboard bermasalah.
?  Coba ganti keyboard , jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah
maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di
matherboard.
?  Jika memang sudah di ganti keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi
Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi
Juga berarti ada yang salah sistem operasi.

13)  Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama dengan kasus keyboard)
Cara Mengatasinya
Sama dengan cara cek keyboard di poin 12

14)  Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada Power supply,
cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.

15)  Bila Produsen Motherboard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya :
?  Buka casing, dan cek pada Motherboard  biasanya sebuah motherboard
memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe
motherboardnya.
?  Lihat pada manual book
?  Cari data motherboard lewat internet,
?  Gunakan software analisa, seperti cpu-Z

16)  Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
Cabut baterai cmos pada mothetboard
Bila password belum hilang cari jumper clear password lalu hidupkan
komputer bila telah ada konfirmasi pada layar password telah hilang,matikan
komputer  dan kembalikan jumper preposisi normal.

17)  Jam tanggal dan setting BIOS selalu berubah
Cara Mengatasinya :
Batteray cmos sudah lemah tegangannya ganti dengan baterai yang baru
18)  Menambah Perangkat Hardware Baru, Tapi Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya :
Kemungkinan besar versi bios sudah lama sehingga tidak dapat mendeteksi
hardware terbaru, maka untuk ini proses update bios diperlukan (bisa
download melalui internet sesuai dengan produsen komputer atau
motherboard yang dipakai)

19)  Pasang Processor Baru Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
Cek kompatibilitas prosesor dengan motherboard
Cek apakah prosesor sudah terpasang dengan benar

20)  Crash Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya :
Kemungkinan ram yang kita pasang tidak kompatibel dengan komputer kita
(cabut kembali ram tersebut)

21)  Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
Pastikan memori sesuai dengan tipe motherboard kita.
Pastikan slot yang dipakai sesuai dengan tipe memori. 

22)  Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
Perhatikan tipe sistem operasi kita 32 bit atau 64 bit apabila mengunakan
memory lebih besar dari 4 Gb sebaiknya gunakan sistem operasi bertipe
64bit.

23)  Monitor Tidak Mau Menyala
Cara Mengatasinya :
Pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan
monitor dalam keadaan baik.
Pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak
ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
Pastikan juga VGA card dalam keadaan baik.

24)  Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
Cara Mengatasinya :
Kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak
tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
Lakukan instal ulang driver vga

25)  Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
Cara Mengatasinya :
Bisa disebabkan VGA terlalu panas,periksa ban vla atau sirkulasi udara pada
cpu

26)  Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
Cara Mengatasinya :
Masuk ke display propertis
Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini
ditampilkan refresh rate sesuaikan dengan penguna komputer.

27)  Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
Crash dengan sound card yang lama(onboard)

Cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan
atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios)